Struktur, Fungsi Sel Hewan dan Tumbuhan

Posted on

 1,733 total views,  2 views today

Cerdas LKPD Seri XI 3.1_2 Biologi SMA
Struktur dan Fungsi Sel Hewan dan Tumbuhan

KOMPETENSI DASAR

3.1 Menjelaskan komponen kimiawi penyusun sel, struktur, fungsi, dan proses yang berlangsung dalam sel sebagai unit terkecil kehidupan
4.1 Menyajikan hasil pengamatan mikroskopik struktur sel hewan dan sel tumbuhan sebagai unit terkecil kehidupan

TUJUAN PEMBELAJARAN

Dalam mempelajari Struktur dan Fungsi Sel Hewan dan Tumbuhan, peserta didik diharapkan dapat :

  • Menjelaskan organel-organel sel tumbuhan dan hewan beserta fungsinya
  • Menyajikan data perbedaan struktur sel hewan dan sel tumbuhan
  • Menjelaskan kegiatan sel sebagai unit structural dan fungsional makhluk hidup

STRUKTUR SEL DAN FUNGSINYA

Sel memiliki bagian-bagian dan organel-organel yang berbeda bentuk, ukuran, struktur, dan fungsinya. Secara umum, sel terdiri atas tiga bagian, yaitu membran sel atau membran plasma, inti (nukleus), dan sitoplasma. Sioplasma dan nukleus membentuk protoplasma.

1 Membran sel

Bagian membran sel atau membran plasma adalah bagian terluar sel yang menjadi pembatas antara bagian dalam dan luar sel. Bagian Membran sel bersifat selektif permeabel atau semipermiabel karena hanya dapat dilewati oleh ion, molekul, dan senyawa-senyawa tertentu. Membran plasma tersusun atas lemak (fosfolipid dan kolesterol), protein, dan karbohidrat (glikogen). Membran plasma terdiri atas dua lapisan (bilayer) fosfolipid dan pada matriks fluida bilayer fosfolipid tersebut tersebar banyak protein. Fosfolipid bilayer merupakan lapisan fosfat (kepala) dan lipid (ekor) rangkap yang bersifat fluid. Fosfolipid bilayer terdiri dari dua daerah: 1) Hidrofilik, yaitu bagian kepala yang suka air. 2) Hidrofobik, yaitu bagian ekor yang benci air.

Gambar. Struktur membran plasma (Gambar: Bing.com/image/membransel )

Dalam fosfolipid bilayer, tersisip protein struktural/membran. Berdasarkan letaknya, protein membran dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
1) Protein intrinsik/integral, merupakan protein yang terdapat di kedua lapisan fosfolipid, dan berfungsi sebagai corong masuknya molekul dari luar sel.
2) Protein ekstrinsik/periferal, merupakan protein yang hanya terdapat pada satu lapisan fosfolipid saja.

Fungsi membran sel :
1. Mengontrol masuk dan keluarnya zat dari atau ke dalam sel
2. Sebagai pelindung agar isi sel tidak keluar
3. Sebagai reseptor (menerima rangsangan) dari luar sel

Baca Juga :  KONSEP SUNGAI DAN PERMASALAHANNYA

2. Nukleus (Inti)

Inti sel adalah bagian pusat sel yang mencolok dari sitoplasma sel. Inti sel terdiri dari nukleolus, kromatin, nukleoplasma, dan membran inti. Nukleolus adalah anak inti sel yang berfungsi sebagai tempat sintesis RNA.

Nukleolus menghasilkan tiga jenis RNA menggunakan enzim RNA polimerase:
1) mRNA (messenger), menjadi duta pengirim informasi berupa kodon dari DNA ke ribosom untuk sintesis protein.
2) rRNA (ribosomal), digunakan untuk merakit ribosom.
3) tRNA (transfer), digunakan untuk translasi kodon yang dibawa mRNA.

Fungsi nukleus, yaitu sebagai berikut :
1) Mengontrol sintesis protein dengan cara menyintesis m-RNA sesuai dengan perintah DNA
2) Mengendalikan proses metabolisme sel
3) Menyimpan informasi genetik berupa DNA
4) Tempat penggandaan (replikasi) DNA

Gambar. Struktur Nukleus

3. Sitoplasma

Sitoplasma merupakan bagian di luar inti sel dan di dalam membran sel, yang terdiri dari padat dalam cair (sol). Sitoplasma berbentuk cairan koloid homogen yang jernih serta mengandung nutrien, ion garam, dan molekul organik. Sitosol adalah cairan pada sitoplasma yang tergolong koloid, terdiri atas fase: 1) Sol, bersifat koloid encer. 2) Gel, bersifat koloid lembek (sol agak padat).

Fungsi sitoplasma yaitu sebagai berikut:
1) Tempat organel sel dan sitoskeleton
2) Memungkinkan terjadinya pergerakan sel oleh aliran sitoplasma
3) Tempat terjadinya reaksi metabolisme sel
4) Menyimpan molekul-molekul organik (misalnya karbohidrat, lemak, protein, dan enzim).

Didalam sitoplasma terdapat sejumlah substansi tak hidup yang merupakan hasil dari proses metabolisme (zat ergastik). Didalam sitoplasma terdapat sejumlah struktur sel yang disebut organel sel. Organel sel tersebut adalah mitokondria, retikulum endoplasma, aparatus golgi, plastida, lisosom, peroksisom, ribosom, dan sentrosom. Struktur dan fungsi organel tersebut adalah sebagai berikut:

a. Mitokondria

Adalah organel yang melakukan respirasi yang terdiri atas krista dan matriks.

Gambar. Mitokondria
  • Krista, mengandung molekul penting untuk menghasilkan ATP
  • Matriks, merupakan ruang yang dikelilingi oleh membran dalam, mengandung beberapa enzim yang digunakan untuk respirasi seluler, juga mengandung ribosom DNA
  • Membran dalam merupakan penghalang utama antara sitosol dan enzim mitokondria
Baca Juga :  Cerdas LKPD Biologi SMA Seri XI 3.10_2 Sistem Saraf

b. Badan Golgi

Badan Golgi atau diktiosom (pada tumbuhan) adalah vakuola pipih yang terdiri dari kisterna dan lumen. Berfungsi sebagai tempat modifikasi protein yang disintesis ribosom, untuk diubah menjadi enzim, hormon, protein struktural, atau organel baru.

Gambar. Badan Golgi

c. Retikulucccm Endoplasma (RE)

Penghubung membran inti, ribosom, dan badan Golgi yang berbentuk kantung pipih yang memenuhi sebagian sitoplasma.

Gambar. Retikulum Endoplasma (RE)

Macam-macam retikulum endoplasma: 1) Retikulum endoplasma halus (REH) REH adalah RE yang tidak terdapat ribosom padanya, letaknya jauh dari membran inti. Fungsi REH:  a. Tempat sintesis lemak untuk hormon, b. Metabolisme karbohidrat, c. Penyimpan kalsium, d. Detoksifikasi racun. 2) Retikulum endoplasma kasar (REK)  REK adalah RE yang terdapat ribosom padanya, letaknya kebanyakan dekat dari membran inti. Fungsi REK adalah untuk mensintesis protein bersama ribosom yang akan digunakan di membran atau luar sel.

d. Ribosom

Organel berbentuk bintik kecil yang tersusun atas rRNA dan protein.  Ribosom berfungsi sebagai tempat sintesis protein yang dibutuhkan sel, dan mengelompok membentuk poliribosom.  Organel Ribosom terdiri dari dua: 1) Ribosom bebas, tersebar di sitosol. 2) Ribosom ikat, menempel pada RE kasar.

Gambar. Ribosom (Gambar: Bing.com/image/ribosom )

e. Lisosom

Kantung yang berfungsi untuk mencerna makromolekul yang masuk ke dalam sel secara fagositosis, dan hanya ditemukan pada sel hewan.  Lisosom berisi enzim hidrolitik yang dapat mencerna karbohidrat, protein, lemak, dll.

Gambar Lisosom

Baca Juga: Komponen Kimiawi Penyusun Sel

f. Sentrosom dan Sentriol

Sentrosom merupakan struktur kecil yang terletak di dekat nukleus pada sel hewan. Pada sel tumbuhan tidak terdapat sentrosom.pada sentrosom terdapat sepasang granula yang disebut sentriol.

Sentrosom membantu pembentukan serat gelendong selama pembelahan sel. Sentriol berperan dalm pembentukan silia dan flagela.

Gambar. Sentrosom dan sentriol

g. Plastida

Organel yang membentuk makanan pada sel tumbuhan.

Baca Juga :  TRASNPORTASI MEMBRAN

Macam-macam plastida:
1). Kloroplas, mengandung pigmen klorofil/ hijau yang peka terhadap energi cahaya tampak, yaitu 400-700 nm (kecuali warna hijau dan kuning).
2). Kromoplas, mengandung pigmen selain klorofil, seperti fikosianin (merah dan biru), fukosantin (coklat), fikoeritrin (merah), karoten (jingga), dan xantofil (kuning).
3). Leukoplas, tidak mengandung warna, dan digunakan untuk menyimpan cadangan makanan, terdiri dari: a. Amiloplas (menyimpan karbohidrat), b. Proteoplas (menyimpan protein), c. Elaioplas (menyimpan lemak).

Gambar. Kloroplas

h. Vakuola

Merupakan rongga yang dipenuhi caira sitoplasma. Sel hewan umumnya tidak memiliki vakuola. Pada sel tumbuhan, vakuola mengandung bahan makanan terlarut, produk sisa, dan pigmen. Vakuola berperan untuk memberikan turgiditas dan rigiditas sel serta berperan sebagai tempat pigmen dan produk sisa serta garam minreal yang berguna.

Gambar. Vakuola pada Sel Tumbuhan

Perbedaan Struktur Sel Hewan dan Tumbuhan

Sel hewan dan tumbuhan merupakan sel eukariotik, tetapi keduanya memiliki perbedaan struktur maupun fungsinya. Umunya, sel tumbuhan berukuran lebih besar (10-100πm) dibandingkan dengan sel hewan (10-30πm).

Gambar. Struktur Sel Tumbuhan (a) dan Struktur Sel Hewan (b)

KEGIATAN BELAJAR

1. Berdasarkan hasil kajian Anda di atas , tuliskan bagian utama dari sebuah sel !

2. Amatilah struktur membran sel berikut dan jawablah pertanyaan dibawah ini

a. Tuliskan bagian-bagian dari struktur membran tersebut!

b. Tuliskan sifat dan peranan membran sel

3. Salah satu fungsi dari sel adalah Menyimpan informasi genetik berupa DNA. Jelaskan mengapa demikian.

4. Didalam sitoplasma terdapat sejumlah struktur sel yang disebut organel sel. Perhatikan gambar struktur sel hewan berikut dan tuliskan fungsinya masing-masing. Gunakan tabel berikut

5. Sel hewan dan tumbuhan merupakan sel eukariotik, tetapi keduanya memiliki perbedaan struktur maupun fungsinya.Buatlah tabel perbedaan antara struktur sel hewan dan struktur sel tumbuhan

Penulis   :    Nur Risnawati Kusuma, SP., M.Pd.
Editor    :    Tim Pojok Cerdas (SM)

Sumber  :   
Irnaningtyas, Yossa Istiadi 2014. Biologi untuk SMA/MA Kelas X.l Jakarta: Penerbit Erlangga
Arif Priadi, Yanti Herlanti, Parulian. 2016. Biologi untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Penerbit Yudisthira

Terima Kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *