Piramida Ekologi dan Produktivitas
Piramida Ekologi dan Produktivitas

Rantai Makanan dan Jaring-jaring Makanan

Posted on

 1,306 total views,  3 views today

Rantai Makanan dan Jaring-jaring Makanan dalam Ekosistem
-Cerdas LKPD Seri X  3.10_2 Biologi SMA-

Pembahasan tentang aliran energi terjadi melalui Rantai Makanan dan Jaring-jaring Makanan dalam Ekosistem. Dalam sistem ekologi, suatu organisme merupakan komponen pengubah energi. Energi tak dapat diciptakan dan dimusnahkan, tetapi dapat berubah dari bentuk yang satu ke bentuk yang lainnya.

KOMPETENSI DASAR

3.10   Menganalisis komponen-komponen ekosistem dan interaksi antar komponen tersebut
4.10   Menyajikan karya yang menunjukkan interaksi antar komponen ekosistem (jaringjaring makanan, siklus Biogeokimia

PETA KONSEP

Peta Konsep Aliran Energi

TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik diharapkan dapat menganalisis aliran energi pada rantai makanan dan jaring-jaring makanan dalam ekosistem

MATERI PEMBELAJARAN

Aliran energi dalam ekosistem merupakan perpindahan energi yang terjadi karena transformasi energi yang terjadi satu arah. Sumber energi primer bagi semua kehidupan di planet bumi ini adalah energi cahaya matahari. Energi tak dapat diciptakan dan dimusnahkan, tetapi dapat berubah dari bentuk yang satu ke bentuk yang lainnya. Dalam sistem ekologi, suatu organisme merupakan komponen pengubah energi. Aliran energi dan siklus materi dalam ekosistem terjadi melalui rantai makanan dan jaring-jaring makanan.

Rantai Makanan

Rantai makanan adalah perpindahan materi dan energi dari makhluk yang satu ke makhluk lainnya melalui proses makan dan dimakan dengan urutan tertentu/satu arah. Pada umumnya kebutuhan energi setiap organisme dapat terpenuhi melalui jalan makan dan dimakan. Tingkat trofik adalah tingkat dalam rantai makanan di mana suatu organisme memperoleh energi

Gambar. Rantai Makanan

Ada tiga tipe rantai makanan, yaitu rantai makanan perumput, rantai makanan detritus dan rantai makanan parasit.

1.    Rantai makanan perumput merupakan rantai makanan yang melibatkan tumbuhan hijau pada tingkat trofik pertama, diikuti oleh herbivora pada tingkat trofik kedua, karnivora pada tingkat trofik ketiga

Baca Juga :  PAKET 1 : PERSIAPAN UJIAN SEKOLAH MAPEL EKONOMI

2.    Rantai makanan detritus merupakan rantai makanan yang melibatkan bakteri dan jamur sehingga terbentuk detritus sebagai mata rantai pertama. Detritus merupakan sisa dari pembongkaran organisme saprofitik berupa fragmen atau bahan hancuran. Hewan pemakan detirtus disebut detrivora. Detrivora yang banyak kita jumpai di seputar kita antara lain cacing tanah, lipan, keluwing, kutu kayu, rayap, nematoda, larva serangga. Selanjutnya detrivora dimakan oleh hewan yang lebih besar lagi dan seterusnya.

3.    Rantai makanan parasit merupakan rantai makanan yang melibatkan organisme parasit

BACA JUGA : Komponen Ekosistem dan Interaksinya

Jaring-Jaring Makanan

Jaring-jaring makanan merupakan gabungan dari berbagai rantai makanan yang saling berhubungan dan kompleks. Di dalam suatu ekosistem, sebuah rantai makanan saling berkaitan dengan rantai makanan lainnya. Semakin kompleks jaring-jaring makanan yang terbentuk, semakin tinggi tingkat kestabilan suatu ekosistem. Oleh karena itu, untuk menjaga kestabilan ekosistem, suatu rantai makanan tidak boleh terputus akibat musnahnya salah satu atau beberapa organisme.

Gambar. Jaring-Jaring Makanan

Dalam ekosistem, setiap pemindahan energi melalui proses makan dan dimakan akan membentuk suatu struktur trofik. Struktur trofik merupakan tingkatan-tingkatan yang terdiri atas berbagai organisme dengan sumber makanan tertentu. Secara umum dikenal tiga tingkat trofik, yaitu trofik pertama, kedua dan ketiga. Tingkat trofik pertama diduduki oleh produsen yaitu organisme yang dapat membuat makannya sendiri dengan menggunakan energi cahaya matahari (fotoautotrof). Pada tingkat trofik yang kedua adalah konsumen primer diduduki oleh organisme heterotrof  yaitu organisme pemakan produsen atau herbivora. Tingkat trofik yang ketiga diduduki oleh konsumen sekunder yaitu organisme pemakan konsumen primer atau karnicovra kecil. Jika terdapat konsumen tingkat trofik keempat dan seterusnya maka diduduki oleh konsumen tersier yang anggotanya terdiri atas hewan pemakan konsumen sekunder dan mereka sering disebut karnivora.

Baca Juga :  CONTOH KISI-KISI UJIAN SEKOLAH BAHASA INGGRIS

KEGIATAN MANDIRI
RANTAI MAKANAN DAN JARING-JARING MAKANAN

1.    Susunlah rantai makanan yang dapat kamu temukan dlingkungan sekitar kalian!

2.    Perhatikan organisme-organisme dalam ekosistem sawah berikut !

  1. Padi, pohon pisang, pohon turi
  2. Ulat, wereng, belalang, capung, jangkrik, nyamuk, kepik
  3. Katak, ikan-ikan kecil, serangga air, kecebong
  4. Burung pipit, burung gelatik, burung elang
  5. Tikus, ular sawah, manusia

Buatlah jaring-jaring makanan berdasarkan jenis organisme diatas. Tempatkan tumbuh-tumbuhan pada tingkat yang terendah, kemudian herbivora dan karnivora.

3.    Dari gambar yang kalian susun apakah terjadi aliran energi? Jelaskan!

4.    Dari manakah organisme memperoleh energi? Jelaskan!

5.    Dalam proses aliran energi apakah semua energi yang berpindah itu utuh? Jelaskan!

6.    Berdasarkan rantai makanan dan jaring-jaring makanan yang telah kalian susun buatlah perbedaan dari kedua peristiwa tersebut!

Penulis   :    Nur Risnawati Kusuma, SP., M.Pd.
Editor     :    Tim Pojok Cerdas (SM)

Sumber:    

  • Irnaningtyas. 2013. Biologi untuk SMA / MA Kelas X Berdasarkan Kurikulum 2013. Penerbit Erlangga: Jakarta
  • Arif Priadi dan Yanti Herlanti, 2016. Biologi untuk SMA / MA Kelas X. Penerbit Yudisthira. Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *