Piramida Ekologi dan Produktivitas
Piramida Ekologi dan Produktivitas

Piramida Ekologi dan Produktivitas

Posted on

 1,603 total views,  1 views today

Cerdas LKPD Seri X  3.10_4 Biologi SMA.
Piramida Ekologi dan Produktivitas

Pembahasan tentang Piramida Ekologi dan Produktivitas meliputi pembahasan susunan tingkat trofik. Piramida ekologi terbagi menjadi piramida jumlah, piramida biomassa dan piramida energi. Sedangkan produktivitas membahas tentang hasil aktivitas metabolisme organisme yang terdiri dari produktivitas primer dan produktivitas sekunder.

KOMPETENSI DASAR

3.10   Menganalisis komponen-komponen ekosistem dan interaksi antar komponen tersebut
4.10   Menyajikan karya yang menunjukkan interaksi antar komponen ekosistem (jaring-jaring makanan, siklus Biogeokimia)

PETA KONSEP

Peta Konsep Piramida Ekologi dan Produktivitas

TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik diharapkan dapat menjelaskan piramida ekologi dan produktivitas dalam ekosistem

MATERI PEMBELAJARAN

Piramida Ekologi

Piramida ekologi adalah susunan tingkat trofik (tingkat nutrisi atau tingkat energi) secara berurutan menurut rantai makanan dan jaring-jaring makanan dalam ekosistem. Piramida ekologi berfungsi menunjukkan perbandingan di anatara tingkatan trofik yang satu dengan tingkatan lainnya pada suatu ekosistem.  Piramida ekologi dapat dibedakan menjadi piramida jumlah, piramida biomassa, dan piramida energi.

1.  Piramida Jumlah

Piramida jumlah menggambarkan jumlah individu dalam populasi yang menempati tingkat trofik tertentu yang disusun berdasarkan pada jumlah organismenya, bukan pada ukuran tubuh organismenya. Dalam ekosistem normal, jumlah produser lebih banyak daripada konsumer I (herbivor), dan konsumer I  lebih banyak daripada konsumer II (karnivor). Individu yang menempati puncak piramida jumlahnya paling sedikit. Dalam membuat piramida jumlah, kita menghitung jumlah individu dalam populasi pada suatu waktu tertentu per m2. Jika digambarkan dalam bentuk diagram, piramida jumlah berbentuk segitiga tegak.

Gambar Piramida Jumlah (Sumber: http://biologitopibiru.blogspot.com/2015)

2.  Piramida Biomassa

Piramida biomassa adalah berat total komponen biotik suatu area tertentu pada suatu waktu tertentu. Biomassa tumbuhan diukur dari berat akar, batang, dan daun tumbuhan yang menempati areal tertentu. Biasanya dihitung sebagai berat kering per m2 (g/m2). Piramida biomassa dibuat berdasarkan berat total populasinya pada suatu waktu. Cara menghitung biomassa yaitu dengan mengukur rata-rata berat organisme disetiap tingkat trofik, kemudian jumlah organisme di setiap tingkat trofik diperkirakan.

Baca Juga :  Cerdas Materi Matematika SMA Seri X 3.9_2 Aturan Cosinus
Gambar. Piramida Biomassa (Sumber: Pustekom Depdiknas 2008)

3.  Piramida Energi

Piramida energi adalah piramida yang menggambarkan terjadinya penurunan energi pada tiap tahap tingkatan trofik. Untuk dapat menggambarkan keadaan ekosistem dalam jangka waktu lebih lama, digunakan piramida energi. Piramida energi dapat memberikan gambaran lebih akurat tentang aliran energi pada suatu ekosistem. Di dalam ekosistem normal terjadi penurunan energi akibat pemborosan energi. Piramida energi menggambarkan banyaknya energi yang tersimpan dalam bentuk senyawa organik yang dapat digunakan sebagai bahan makanan. Energi yang tersimpan itu dikenal sebagai energi primer. Biomassa energi dinyatakan dalam kalori per m2 satuan waktu (kal/m2/tahun).

Gambar. Piramida Energi (Sumber: Pustekom Depdiknas 2008)

BACA JUGA : Daur Biogeokimia dalam Ekosistem

1 comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *