Masih Berkeluh Kesah Karena Corona ?

Posted on

 138 total views,  15 views today

(Tulisan Pendek) Sudah lebih 1 minggu banyak teman-teman cerita dan mengeluh soal pengusaha atau apapun itu yang belum menerapkan sistem WFH untuk karyawannya dan berpikir bahwa mereka kejam. oke, Ini menurut kacamata pojokcerdas.com yang minus dan bingkainya warna abu-abu. haha.

Nda sedikit perusahaan yang sedang krisis penghasilan akibat corona ini, tapi mereka harus tetap berpikir bagaimana caranya agar perusahaan tetap punya uang (istilah kasarnya).
Di perusahaan, ada karyawan yg pekerjaannya itu bisa dikerjakan dirumah, ada yang tidak. Dan bahkan, tidak sedikit karyawan yang pekerjaannya tidak bisa dilakukan dirumah adalah, salah satusumber untuk memberikan perusahaan tersebut penghasilan.

So, yang masih kerja dikantor buat anak pojok adalah dewa penyelamat. Perusahaan atau apapun itu sekarang, sedang berpikir keras bagaimana caranya untuk tetap survive. tarolah 1 perusahaan punya 50 karyawan. kemudian lu kali 3. kenapa? anggap aja itu perusahaan karyawannya udah nikah punya 2 anak. jadi ada 3 orang lagi yang jadi beban pikiran si perusahaan, jadi kurang lebih ada 150 orang yang sedang diperhitungkan disini.

udah kebayang? Di kondisi begini, sudah penghasilan kurang, ada 150orang, terus duit ga ada maka, pilihan mereka yang paling minim adalah berhemat, atau merumahkan sebagian karyawannya. Berarti ada 1/2 dari 150 orang itu yang akan menanggung resikonya. Bahkan nda sedikit juga usaha-usaha mulai tutup karena benar-benar sudah tidak bisa membiayai.

Termasuk tante laundry anak pojok yang tiap kesana selalu bercerita mengenai ketakutannya. 60% ketakutan dia adalah tutup usaha dan merumahkan karyawannya, 40%nya takut virus corona (dengan segala upaya pencegahan sudah beliau lakukan) dan saya yakin cerita ini ga cuma ada di cerita anak pojok saja.

Baca Juga :  Cerdas Ujian Sekolah Paket 1 Matematika Peminatan

perusahaan yg lain, umkm yang lain, OJOL, dsb pasti merasakan hal yang sama. Intinya adalah bukan lagi saling menyalahkan. Ada kondisi yang memang tidak bisa dihindari. Mereka takut, iya. Tapi mereka lebih takut dengan 150 itu. siapa sih yang ga mau melindungi pekerjanya? Sekarang tinggal ambil hikmahnya. kalian bisa punya waktu banyak untuk keluarga (masih banyak yg belum bisa menikmati itu termasuk beberapa keluarga saya dan tim perantau lainnya) kalian bisa punya waktu istirahat lebih banyak karena nda ketemu dengan dunia kemacetan, dan positif-positif lainnya.

Tinggal kita sama-sama berdoa lebih banyak. Berdoa lebih sering di waktu-waktu yang diijabah. Masa iya ga ada doa 1 pun hambaNya yang ga di dengar? Saat ini Rabbmu sedang meminta waktumu lebih banyak karena sebelumnya, kamipun dan kalia semua sibuk ngurusin dunia. Target-target, serta kesombongan lainnya yang jelas-jelas itu Rabb yang kasih.

Astaghfirullah. Apalagi buat yang muslim, sudah bulan Sya’ban. Ayo mari sama-sama bersatu ikut anjuran-anjuran pemerintah terkait corona, dan selebihnya usaha serta berdoa. Jangan bandel kalo dikasih tau.

JAGA KESEHATAN

Penulis : F.A
Editor : F.Q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *