Konsep Rawa dan Pemanfaatannya
Rawa dan Pemanfaatannya

KONSEP RAWA DAN PEMANFAATANNYA

Posted on

 936 total views,  2 views today

Konsep Rawa dan Pemanfaatannya
Cerdas Materi Seri X 3.7_4 Geografi SMA

Pembahasan materi tentang konsep rawa dan pemanfaatannya meliputi pengertian , klasifikasi dan manfaat rawa dalam kehidupan.

KOMPETENSI DASAR

3.7     Mmenganalisis dinamika hidrosfer dan dampaknya terhadap kehidupan
4.7     Menyajikan proses dinamika hidrosfer menggunakan peta, bagan, gambar, tabel, grafik, video, dan/atau animasi

PETA KONSEP

Peta Konsep Perairan Darat tentang Rawa

MATERI PEMBELAJARAN

Pengertian Rawa

Mungkin pernah kita menjumpai perairan yang airnya kotor, dangkal, dan berlumpur. Di daerah tersebut air menggenang dan sering dijumpai vegetasi seperti mangrove (bakau) dan eceng gondok. Penampakan itulah yang dinamakan dengan rawa. Air di rawa terlihat kotor karena tanahnya banyak mengandung bahan-bahan organik yang berasal dari tumbuhan dan hewan yang mati. Akibat air yang menggenang menyebabkan tanah menjadi asam.

Rawa adalah lahan di dataran rendah pada cekungan relatif dangkal yang tergenang air karena lapisan batuan di bawahnya merupakan batuan yang Impermiable. Hal ini terjadi secara ilmiah dan terus-menerus atau musiman akibat drainase yang terhambat serta mempunyai ciri-ciri khusus secara fisika, kimiawi dan biologis. Dengan sumber air dari air hujan, air laut dan atau berhubungan atau tidak berhubungan dengan sungai. Rawa terjadi karena beberapa al,yakni:

  1. perluasan daratan akibat dari sedimen akuatis
  2. adanya pengikisan iar laut maupun abrasi platform
  3. adanya kenaikan dari air laut di zaman glasial

Klasifikasi Rawa

1.    Berdasarkan Sifat Airnya

a.    Rawa Air Tawar
Merupakan rawa yang airnya tawar karena letaknya dipinggiran sepanjang sungai. Rawa air tawar banyak ditemukan di daerah pedalaman sungai-sungai yang ada di Kalimantan dan sungai-sungai yang ada di pantai timur pulau Sumatera. Umumnya ditemukan pada daerah cekungan dan rawa danau

Baca Juga :  Cerdas Materi Matematika SMA Seri XI 3.8_4 Fungsi Naik dan Fungsi Turun

b.    Rawa Air Payau
Merupakan rawa yang airnya percampuran antara tawar dan asin, biasanya letaknya di muara sungai menuju laut.Rawa tersebut mempunyai rasa air yang payau. Rawa air payau banyak ditemukan di muara sungai-sungai di kalimantan serta muara sungai di pantai timur pulau Sumatera

c.     Rawa Air Asin
Merupakan rawa yang airnya asin dan letaknya di daerah pasang surut laut. Rawa tersebut banyak ditemukan di daerah pantai di Indonesia, antara lain rawa-rawa yang ada di pantai barat juga pantai timur Aceh. Selain itu juga ditemukan di sekitar pantai teluk Bone Sulawesi Selatan, dan daerah yang lainnya.

2.    Berdasarkan Keadaan Airnya

  • Rawa yang airnya selalu tergenang, Tidak dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, karena tertutup tanah gambut yang tebal, sulit terdapat bentuk kehidupan binatang karena airnya sangat asam dengan warna air kemerah-merahan. Banyak terdapat di pantai timur sumatera.
  • Rawa yang airnya tidak selalu tergenang adalah rawa yang menampung air tawar dilimpahkan air sungai pada saat air laut pasang dan airnya relatif mengering pada saat air laut surut.

3.    Berdasarkan Letaknya

a.    Rawa Pantai                                                                                               
       Rawa pantai adalah jenis rawa yang terdapat di pinggir pantai yang umumnya dipengaaruhi oleh pasang surut air laut. Pasang surut ini terjadi dua kali dalam sehari sehingga terbentuklah rawa pantai. Rawa ini banyak ditumbuhi oleh pohon bakau. Contohnya, Rawa-rawa pantai yang berada di teluk Bone Sulawesi selatan

b.    Rawa Pinggiran
     Rawa Pinggiran terjadi akibat meluapnya air sungai yang dapat terbentuk pada daerah bekas aliran yang terpotong akibat proses meandering sungai.

c.     Rawa Abadi
       Rawa Abadi adalah rawa  yang airnya terjebak dalam sebuah cekungan dan tidak memiliki pelepasan ke laut. Air hujan yang tertampung dalam rawa hanya dapat menguap tanpa ada aliran yang berarti

Baca Juga :  Cerdas Materi Matematika SMA Seri XI 3.7_3 Limit h mendekati 0 dari [f(x + h) – f(x)]/h

4.    Berdasarkan kondisi air dan tumbuh-tumbuhan yang hidup

  • Swamp Lahan basah yang selalu digenangi air dengan jenis tumbuhan yang hidup seperti lumut, rumputrumputan, semak-semak, dan tumbuhan jenis pohon.
  • Marsh Seperti swamp, tetapi tumbuhannya didominasi oleh jenis lumut-lumutan, rumput-rumputan, dan alangalang.
  • Bog Lahan basah yang permukaan tanahnya relatif kering, sedangkan di dalam tanah bersifat basah dan jenuh air. Genangan yang dangkal hanya terlihat di beberapa tempat.
  • Rawa Pasang Surut Jenis rawa ini, sumber airnya berasal dari pasang surut air laut. Tumbuhan yang hidup subur di jenis rawa pasang surut adalah bakau.

Baca Juga : KONSEP DANAU DAN MANFAATNYA

Manfaat Rawa

  1. Merupakan sumber cadangan air Hutan rawa mampu menyerap dan menyimpan kelebihan air dari daerah sekitar terutama saat musim hujan. Pada saat musim kemarau datang, hutan rawa akan mengeluarkan cadangan air ke wilayah sekitar.
  2. Mencegah terjadinya banjir Saat curah hujan tinggi, hutan rawa akan berperan sebagai penyimpan air sehingga air hujan tidak seluruhnya mengalir hingga banjir pun bisa dicegah.
  3. Mencegah terjadinya intrusi air laut ke dalam air tanah dan air sungai. d. Sebagai sumber makanan nabati maupun hewani. Hutan rawa memiliki keanekaragaman hayati yang sangat melimpah. Jenis-jenis flora yang dapat dijumpai pada hutan rawa antara lain yaitu ramin, kayu putih, sagu, rotan, pandan, palempaleman, dan lain sebagainya. Jenis faunanya antara lain harimau, buaya, rusa, babi hutan, badak, gajah, dan berbagai jenis ikan.
  4. Sebagai sumber energi Rawa dapat dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA), walaupun daya yang dihasilkan tidak terlalu besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *