Fertilisasi, Gestasi dan Persalinan
Fertilisasi, Gestasi dan Persalinan

Fertilisasi, Gestasi dan Partus

Posted on

 2,970 total views,  12 views today

e.    Hormon Kehamilan

Hormon yang berperan dalam kehamilan yaitu:

1.       Progesteron dan estrogen, merupakan hormone yang berperanan dalam masa kehamilan 3-4 bulan pertama masa kehamilan. Setelah itu fungsinya diambil alih oleh plasenta. Hormone estrogen makin banyak dihasilkan seiring dengan bertambahnya usia kandungan karena fungsinya yang merangsang kontraksi uterus. Sedangkan hormone progesterone semakin sedikit karena fungsinya yang menghambat kontraksi uterus.

2.       Prolaktin merupakan hormone yang disekresikan oleh plasenta dan berfungsi untuk memacu glandula mamae untuk memproduksi air susu. Serta untuk mengatur metabolisme tubuh ibu agar janin (fetus) tetap mendapatkan nutrisi.

3.       HCG (Hormone Chorionic Gonadotrophin) merupakan hormone untuk mendeteksi adanya kehamilan. Bekerja padahari ke-8 hingga minggu ke8 pada masa kehamilan. Hormon ini ditemukan pada urine wania pada uji kehamilan. 

4.       Hormon oksitosin merupakan hormone yang berperan dalam kontraksi uterus menjelang persalinan.

BACA JUGA :  Ovulasi dan Menstruasi dalam Reproduksi

BACA JUGA : Ovulasi dan Menstruasi pada Sistem Reproduksi

Partus (Persalinan)

a.    Pengertian Persalinan

Persalinan adalah proses kelahiran bayi. Kelahiran anak berarti pengeluaran anak dari rahim ibu. Pada manusia, proses ini berlangsung sembilan bulan 10 hari yaitu sekitar 280 hari dari menstruasi terakhir. Kelahiran dipengaruhi oleh adanya rasa nyeri persalinan yang disebabkan oleh kontraksi otot-otot dinding rahim.

b.    Tahap Persalinan

Persalinan dibagi menjadi 3 tahap:

  1. Dilatasi serviks (pembukaan), serviks dipaksa melebar untuk jalan kepala bayi sekitar 10 cm. Tahap ini paling lama, terjadi mulai dari beberapa jam hingga 24 jam.
  2. Kelahiran bayi, bayi mulai bergerak melewati serviks dan vagina. Ibu dapat membantu mengeluarkan bayinya dengan cara sengaja mengontraksikan otot-otot dinding abdomen (perut) bersamaan dengan kontraksi uterus (mengejan), Kelahiran bayi berlangsung selama 30-90 menit.
  3. Kelahiran plasenta, terjadi segera setelah bayi lahir. Uterus berkontraksi lagi untuk memisahkan plasenta dari miometrium dan mengeluarkannya melalui vagina. Kelahiran plasenta berlangsung 15-30 menit.
Baca Juga :  Cerdas Materi PKn SMA Seri X 3.7 Wawasan Nusantara
c.    Hormon Persalinan
  1. Relaksin merupakan hormone yang mempengaruhi peregangan otot simfisis pubis
  2. Estrogen merupakan hormone yang mempengaruhi hormone progesterone yang menghambat kontraksi uterus.
  3. Oksitosin merupakan hormone yang mempengaruhi kontraksi dinding uterus

Video Pembelajaran : Fertilisasi dan Proses Perkembangan Embrio

KEGIATAN MANDIRI
FERTILISASI, GESTASI DAN PARTUS

1.         Fertilisasi terjadi dituba fallopi. Bagaimanakah proses fertilisasi terjadi?

2.    Pada peristiwa fertilisasi sel sperma yang dihasilkan oleh laki-laki akan bergerak aktif untuk membuahi sel telur. Faktor apa saja yang mempengaruhi sehingga sel sperma bisa membuahi. Dan mengapa hanya satu sel sperma yang mampu masuk ke sel telur?

3.    Embrio mengalami perkembangan didalam rahim. Jelaskan menurut pendapatmu bagaimana proses perkembangan embrio tersebut!

4.    Jelaskan hormon apa saja yang mempengaruhi selama proses kehamilan!

5.    Jelaskan proses terjadinya bayi kembar serta apa perbedaan antara bayi kembar identik dan Fraternal

6.    Bagaimana kerja oksitosin dalam proses kelahiran?

7.    Tuliskan tanda-tanda seorang ibu yang akan melakukan persalinan dan Jelaskan tahap proses persalinannya!

Terima Kasih

Penulis   :    Nur Risnawati Kusuma, SP., M.Pd.
Editor    :    Tim Pojok Cerdas (SM)

Sumber  :   

  • Irnaningtyas, Yossa Istiadi 2014. Biologi untuk SMA/MA Kelas X.l Jakarta: Penerbit Erlangga
  • Yusa & MBS Maniam, 2016. Buku Siswa Aktif dan Kreatif Biologi Kelas XI Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam. Grafindo Media Pratama. Bandung.
  • Arif Priadi, Yanti Herlanti, Parulian. 2016. Biologi untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Penerbit Yudisthira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *