Cerdas LKPD Kimia SMA Seri XI 3.12_1 Pengertian & Jenis Larutan Penyangga

Posted on

 8,777 total views,  16 views today

KOMPETENSI DASAR

3.12     Menjelaskan prinsip kerja, perhitungan pH dan peran larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup
4.12     Membuat larutan penyangga dengan pH tertentu

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
TOPIK:
PENGERTIAN & JENIS LARUTAN PENYANGGA

PETA KONSEP

Peta Konsep Pengertian & Jenis Larutan Penyangga/Buffer

TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik diharapkan dapat membedakan larutan penyangga dan bukan penyangga berdasarkan komponen penyusunnya

MATERI PEMBELAJARAN

Dalam tubuh kita terdapat sistem yang mengatur atau menjaga sehingga pH darah dalam tubuh kita tidak terpengaruh dengan asam atau basa yang kita konsumsi. Sistem tersebut merupakan sistem buffer (penyangga) yang dapat mempertahankan pH darah.

Gambar Larutan Penyangga/buffer (Foto: Thermo Scientific)

1.  Pengertian Larutan Penyangga

Larutan penyangga adalah suatu larutan yang dapat mempertahankan harga pH ketika terjadi penambahan sedikit asam, sedikit basa, dan pengenceran (pH suatu sistem tidak akan mengalami perubahan pH yang drastis). Istilah lain yang digunakan untuk larutan penyangga adalah larutan buffer atau larutan dapar.

Perhatikan kurva titrasi asam-basa berikut!

Gambar Kurva Titrasi Asam-Basa (Foto: Chemistry, Silberberg)

Dari kedua kurva titrasi tersebut terlihat bahwa pada awal titrasi (penambahan NaOH/HCl sebanyak 0-30 mL), pH larutan relatif tidak berubah. Hal itu disebabkan pada awal titrasi, asam lemah CH3COOH ataupun basa lemah NH3 belum seluruhnya bereaksi dengan NaOH/HCl. Sehingga dapat dikatakan bahwa asam lemah atau basa lemah bersisa. Oleh karena itu, di dalam labu titrasi terdapat campuran antara asam lemah/basa lemah dan garam yang terbentuk.

Campuran antara asam lemah/basa lemah dan garam yang terbentuk inilah yang menyebabkan pH tidak berubah. Jika diamati, garam yang terbentuk tersusun atas kation asam lemah dan anion basa kuat (pada titrasi asam lemah oleh basa kuat) atau anion asam kuat dan kation basa lemah (pada titrasi basa lemah oleh asam kuat). Dari kedua kurva tersebut terdapat anion asam lemah (CH3CH2COO) merupakan basa konjugasi dari asam lemah (CH3CH2COOH), sedangkan kation basa lemah (NH4+) merupakan asam konjugasi dari basa lemah (NH3).        

Baca Juga :  Cerdas LKPD Biologi SMA Seri XI 3.11_1 Bahaya Penggunaan Psikotropika

2Jenis Larutan Penyangga

Berdasarkan komponennya, larutan penyangga dibagi menjadi dua, yaitu:

a.   Larutan Penyangga Asam (Buffer Asam)
Larutan penyangga asam dapat dibuat dengan cara mencampurkan:

1).  Asam Lemah (AL) dan Garamnya/Basa konjugasinya

Contoh:

  • CH3COOH dengan CH3COONa
    CH3COOH merupakan asam lemah dan CH3COONa merupakan basa konjugasinya
  • H2CO3 dan NaHCO3
    H2CO3 merupakan asam lemah dan NaHCO3 merupakan basa konjugasinya

2).  Asam Lemah (AL) berlebih dan Basa Kuat (BK)
Larutan penyangga asam juga merupakan campuran dari larutan asam lemah dengan basa kuat, dimana asam lemah yang dicampurkan dalam jumlah berlebih.

Contoh Soal:
Apakah campuran dari 50 mL CH3COOH 0,2 M dan 50 mL KOH 0,1 M dapat membentuk larutan penyangga (buffer)? Jelaskan!

Penyelesaian:
Data pada soal:
mmol CH3COOH = 50 mL x 0,2 M = 10 mmol (Asam Lemah/AL)
mmol KOH = 50 mL x 0,1 M = 1 mmol (Basa Kuat/BK)
Syarat terjadinya buffer asam ⟶  asam lemah berlebih  ⟶  mmol AL > mmol BK
*Campuran larutan ini merupakan buffer asam

b.   Larutan Penyangga Basa (Buffer Basa)
Larutan penyangga basa dapat dibuat dengan cara mencampurkan:

1).  Basa Lemah (BL) dan Garamnya/Asam konjugasinya
Contoh :

  • NH3 dengan NH4Br
    NH3merupakan basa lemah danNH4Br merupakan asam konjugasinya
  • NH4OH dengan NH4Cl
    NH4OH merupakan basa lemah danNH4Cl merupakan asam konjugasinya

2).  BasaLemah (BL) berlebih dan AsamKuat (AK)
Larutan penyangga basa juga merupakan campuran dari larutan basa lemah dengan asam kuat, dimana basa lemah yang dicampurkan dalam jumlah berlebih.
Contoh :  NH4OH dengan HCl

Contoh Soal
Berikut ini beberapa campuran larutan asam dan basa. Yang dapat menghasilkan sistem buffer adalah ….

Baca Juga :  Cerdas LKPD Kimia SMA Seri XI 3.12_2 Prinsip Kerja Larutan Penyangga (1)

A.    50 mL NH4OH 0,04 M + 50 mL HCl 0,02 M
B.    50 mL NH4OH 0,02 M + 50 mL HCl 0,04 M
C.    50 mL NH4OH 0,02 M + 50 mL HCl 0,02 M
D.    50 mL NaOH 0,01 M + 50 mL CH3COOH 0,01 M
E.    50 mL NaOH 0,02 M + 50 mL H2SO4 0,02 M

Penyelesaian:
Jawaban: A

Data pada soal:
mmol NH4OH = 50 mL x 0,04 M = 2 mmol (Basa Lemah/BL)
mmol HCl = 50 mL x 0,02 M = 1 mmol (Asam Kuat/AK)
Syarat terjadinya buffer basa⟶basa lemah berlebih  ⟶  mmol BL> mmol AK
*Campuran larutan ini merupakan buffer basa

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *