Fertilisasi, Gestasi dan Persalinan
Fertilisasi, Gestasi dan Persalinan

Cerdas LKPD Biologi SMA Seri XI 3.12_1 Struktur dan Fungsi Alat Reproduksi Manusia

Posted on

 33,660 total views,  12 views today

KOMPETENSI DASAR

3.12   Menganalisis hubungan struktur jaringan penyusun organ reproduksi dengan fungsinya dalam sistem reproduksi manusia
4.12   Menyajikan hasil analisis tentang dampak pergaulan bebas, penyakit dan kelainan pada struktur dan fungsi organ yang menyebabkan gangguan sistem reproduksi manusia serta teknologi sistem reproduksi

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
TOPIK :
STRUKTUR DAN FUNGSI ALAT REPRODUKSI
PADA PRIA DAN WANITA

PETA KONSEP

Peta Konsep Organ dan Fungsi Alat Reproduksi Manusia

TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik diharapkan dapat menganalisis struktur dan fungsi alat-alat reproduksi pada pria dan wanita

MATERI PEMBELAJARAN

Sistem reproduksi adalah sistem yang menghasilkan gamet jantan atau betina agar makhluk hidup dapat menghasilkan keturunan berikutnya melalui fertilisasi. Sistem reproduksi pada manusia berbeda antara pria dan wanita. Organ reproduksi wanita memiliki struktur berbeda dibandingkan dengan organ reproduksi pria. Manusia bereproduksi secara seksual. Reproduksi seksual melibatkan peleburan gamet atau sel kelamin. Sel kelamin wanita disebut sel telur atau ovum, sedangkan sel kelamin jantan disebut spermatozoa atau sperma yang akan melebur dalam suatu proses yang dikneal dengan fertilisasi. Testis dan ovarium adalah organ reproduksi promer pria dan organ reproduksi primer wanita. Masing-masing menghasilkan sel sperma dan sel telur.

1.    Sistem Reproduksi Pria
Alat reproduksi laki-laki terdiri dari alat kelamin bagian luar dan alat kelamin bagian dalam. Perhatikan gambar di bawah. Alat kelamin bagian luar terdiri dari penis dan skrotum. Sedangkan alat kelamin bagian dalam terdiri dari testis, epididimis, vas deferens, prostat, vesika seminalis, dan kelenjar bulbouretral.

Gambar. Alat Reproduksi Pria

a.    Alat Kelamin Dalam

1).   Testis (buah zakar), berbentuk oval dan terletak didalam kantung pelir (skrotum). Testis berjumlah sepasang menghasilkan sperma dan hormon pada pria, terdiri dari:

Baca Juga :  Cerdas LKPD Biologi SMA Seri X 3.10_1 Komponen Ekosistem dan Interaksinya
  • Tubulus seminiferus, saluran berkelok-kelok yang menghasilkan sel sperma.
  • Sel sertoli, penghasil hormon estrogen, memberikan nutrisi sel sperma, dan merangsang spermiasi.
  • Sel Leydig, penghasil hormon testosteron.

2).   Epididimis, saluran panjang yang berkelok yang keluar dari testis, berjumlah sepasang di sebelah kanan dan kiri. Berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara sperma.

3).   Vas deferens, saluran panjang dan lurus mengangkut sperma ke vesika seminalis, tidak menempel pada testis dan ujung salurannya terdapat di dalam kelenjar prostat. Berfungsi sebagai saluran tempat jalannya sperma dari epididimis menuju kantung semen atau kantung mani (vesikula seminalis).

4).   Kelenjar kelamin, terdiri dari:

  • Kelenjar vesikula seminalis (kantung mani), berjumlah sepasang, menghasilkan nutrisi untuk sperma.
  • Kelenjar prostat, berjumlah satu, menghasilkan getah yang mengandung kolesterol, fosfolipid dan garam.
  • Kelenjar bulbourethra (Cowper), berjumlah sepasang, menghasilkan getah basa.

5)    Saluran ejakulasi, saluran yang pendek dan menghubungkan vesikula seminalis dengan urethra. Berfungsi mengeluarkan sperma agar masuk ke dalam uretra.

6}   Uretra, ujung saluran dari sistem reproduksi laki-laki, berfungsi sebagai saluran sperma dan urine. Uretra ini akan melewati kelenjar prostat, selaput (diafragma) urogenital, dan penis. Ujung uretra pada penis disebut urethral orifice.

b.    Alat Kelamin Luar

1)    Skrotum, kantung pembungkus testis yang melindungi testis. Pada skrotum terdapat dua otot:

  • Otot dartos, otot polos yang dapat mengerut dan mengendurkan skrotum.
  • Otot kremaster, otot lurik yang mengatur suhu testis.

2)    Penis berfungsi mentransfer sperma ke dalam vagina, yang terdiri atas:

  • Bulbus penis, bagian akar penis.
  • Korpus penis, jaringan erektil berongga yang mengandung pembuluh darah dan saraf,
  • Glans penis, bagian kepala penis.
  • Preputium, kulit pelindung kepala penis yang dipotong sewaktu sirkumsisi
Baca Juga :  Cerdas Materi Matematika SMA Seri XI 3.8_5 Nilai Stasioner

2.    Sistem Reproduksi Wanita
Sistem Reproduksi wanita terdiri atas sepasang ovarium, sepasang saluran telur (tabung atau tuba falopi), rahim, vagina, kelenjar kelamin pelengkap, dan kelenjar susu.

Gambar. Alat Reproduksi Wanita

a.    Alat Kelamin Dalam

  1. Vagina, saluran yang menghubungkan organ uterus dengan tubuh bagian luar. Berfungsi sebagai organ kopulasi dan saluran persalinan, keluarnya bayi. Di dalam vagina ditemukan selaput darah.
  2. Ovarium, berjumlah sepasang dan terletak di dalam tongga perut daerah pinggang sebelah kiri dan kanan. Berfungsi untuk menghasilkan sel ovum dan hormon
  3. Fimbriae,  serabut/silia lembut yang terdapat di bagian pangkal ovarium berdekatan dengan ujung saluran oviduct. Berfungsi untuk menangkap sel ovum yang telah matang yang dikelurakan oleh ovarium. 
  4. Infundibulum, berbentuk corong/membesar dan berdekatan dengan fimbriae. Berfungsi menampung sel ovum yang telah ditangkap oleh fimbriae. 
  5. Tuba fallopi, saluran memanjang setelah infundibulum yang berfungsi sebagai tempat fertilisasi dan jalan bagi sel ovum menuju uterus dengan bantuan silia pada dindingnya. 
  6. Oviduct, saluran panjang kelanjutan dari tuba fallopi. Berfungsi sebagai tempat fertilisasi dan jalan bagi sel ovum menuju uterus dengan bantuan silia pada dindingnya. Oviduct berjumlah sepasang dan menghubungkan ovarium dengan rahim. 
  7. Rahim (Uterus), organ yang berongga dan berotot. Berbentuk sperti buah pir dengan bagian bawah yang mengecil. Berfungsi sebagai tempat pertumbuhan embrio. Uterus mempunyai 3 macam lapisan dinding yaitu:
    1. Perimetrium, lapisanyang terluar yang berfungsi sebagai pelindung uterus.
    2. Miometrium, lapisan yang kaya akan sel otot dan berfungsi untuk kontraksi dan relaksasi uterus dengan melebar dan kembali ke bentuk semula setiap bulannya.
    3. Endometrium merupakan lapisan terdalam yang kaya akan sel darah merah.
  8. Cervix, bagian dasar dari uterus yang bentuknya menyempit disebut leher rahim. Menghubungkan uterus dengan saluran vagina dan sebagai jalan keluarnya janin dari uterus menuju saluran vagina. 
  9. Saluran vagina, saluran lanjutan dari cervic dan sampai pada vagina. Berbentuk tabung berlapis otot. Dinding vagina lebih tipis daripada rahim dan banyak memiliki lipatan. Hal ini untuk mempermudah jalan kelahiran bayi. Vagina juga memiliki lendir yang dihasilkan oleh dinding vagina dan kelenjar Bartholin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *