Piramida Ekologi dan Produktivitas
Piramida Ekologi dan Produktivitas

Cerdas LKPD Biologi SMA Seri X 3.10_1 Komponen Ekosistem dan Interaksinya

Posted on

 20,784 total views,  16 views today

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
TOPIK :
KOMPONEN EKOSISTEM DAN INTERAKSINYA

KOMPETENSI DASAR

3.10   Menganalisis komponen-komponen ekosistem dan interaksi antar komponen tersebut
4.10   Menyajikan karya yang menunjukkan interaksi antar komponen ekosistem (jaringjaring makanan, siklus Biogeokimia

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

  • Menganalisis komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem serta interaksi
  • Membedakan interaksi antar komponen ekosistem

TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik diharapkan dapat menganalisis komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem serta dapat membedakan interaksi antar komponen ekosistem

MATERI PEMBELAJARAN

Setiap organisme tidak dapat hidup secara mandiri. Lingkungan tempat hidup suatu organisme disebut habitat. Dalam suatu habitat setiap organisme akan menjalankan fungsinya masing-masing sesuai dengan status fungsionalnya. Status fungsional atau jabatan dari suatu organisme di dalam ekosistem disebut relung atau niche. Setiap organisme selalu berinteraksi dengan organisme lain dan lingkungannya.

A.   Komponen Ekosistem

Ekosistem merupakan suatu sistem dimana terjadi hubungan (interaksi) saling ketergantungan antara komponen-komponen didalamnya, baik berupa makhluk hidup maupun yang tak hidup. Berdasarkan struktur dasar ekosistem, komponen ekosistem dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu komponen abiotik dan komponen biotik.

1. Komponen Abiotik

a. Udara, komponen utama dari atmosfer bumi ini. Merupakan sekumpulan gas pembentuk lapisan ghuni ekosistem.
b. Air, untuk mempertahankan hidupnya, setiap makhluk hidup memerlukan air. Air berfungsi sebagai pelarut zat makanan yang dimakan oleh makhluk hidup.
c.  Garam Mineral, tumbuhan menyerap garam mineral dari dalam tanah untuk pertumbuhan

d.  Cahaya Matahari, dalam berfotosintesis tumbuhan hijau memerlukan cahaya matahari. cahaya matahari adalah sumber energi utama dalam proses fotosintesis.
e.    Suhu, cahaya matahari sangat berpengaruh terhadap tinggi rendahnya suhu
f.     Kelembapan, daerah yang berhawa dingin seperti pegunungan lebih lembap daripada daerah
g.    Derajat Keasaman (pH), keadaan pH tanah berpengarhu terhadap kehidupan tumbuhan.
h.    Topografi, merupakan keadaan naik turun atau tinggi rendahnya permukaan bumi, memengaruhi keadaan iklim yang menyangkut suhu dan kelembaban.

Baca Juga :  Cerdas Materi Bahasa Indonesia SMA Seri X 3.10_3.11 Negosiasi

2.    Komponen Biotik

Komponen biotik meliputi seluruh makhluk hidup dibumi. Berdasarkan segi tingkatan trofik atau nutrisi, komponen biotik dalam ekosistem dibedakan menjadi dua macam, yaitu komponen autotrof dan komponen heterotrof.
a.    Komponen Autotrof
Organisme autotrof adalah Organisme yang dapat membuat makanan sendiri.
Suatu makhluk hidup dikelompokkan ke dalam produsen jika makhluk hidup tersebut dapat membuat makanannya sendiri.Organisme autotrof merupakan produsen utama dalam ekosistem
b.    Komponen Heterotrof
Organisme heterotrof adalah organisme yang dalam hidupnya selalu memanfaatkan bahan organik yang disediakan oleh organisme lain sebagai bahan makannya. Organisme heterotrof terdiri dari konsumen dan pengurai.

1).   Konsumen
Kelompok makhluk hidup ini tidak dapat membentuk makanan sendiri, sehingga hidupnya tergantung pada produsen disebut sebagai organisme heterotrof. Berdasarkan tingkat makan dan dimakannya, dikelompokkan ke dalam: a) Konsumen tingkat I atau konsumen primer, yaitu organisme yang makan produsen (tumbuhan hijau).  b) Konsumen tingkat II atau konsumen sekunder, yaitu organisme yang makan konsumen tingkat I. c) Konsumen tingkat 3 atau konsumen tersier, yaitu organisme yang makan konsumen tingkat II.

Berdasarkan jenis makanannya, konsumen sebagai organisme heterotrof dibagi menjadi:
a)    Herbivora: kelompok hewan pemakan tumbuhan seperti daun, kayu, biji, buah, bunga, dan umbi, contoh: domba, kelinci, dan belalang.
b)    Karnivora: kelompok hewan yang memakan makanan yang berasal dari tubuh hewan lainnya seperti daging, darah, dan sebagainya. Hewan ini disebut juga sebagai hewan predator. Contoh hewan pemakan daging adalah singa, elang, dan ular.
c)    Omnivora: kelompok hewan yang memakan makanan keduanya baik tumbuhan maupun hewan. Binatang ini makan silih berganti antara keduanya. Contoh binatang omnivor adalah ayam, tikus, dan musa

2).   Pengurai atau dekompuser.
Kelompok mahluk hidup ini merupakan mikroorganisme yang menguraikan senyawa organik atau bahan makanan yang ada pada sisa organisme menjadi senyawa an organik yang lebih kecil. Pengurai biasanya dari golongan jamur dan bakteri.

Baca Juga :  Cerdas LKPD Biologi SMA Seri XI 3.12_2 Proses Pembentukan Sel Kelamin

B.   Interaksi Antar Komponen Ekosistem

Interaksi makhluk hidup terjadi di dalam ekosistem, baik saling menguntungkan, menguntungkan salah satu pihak, maupun merugikan salah satu pihak.
Interaksi terjadi karena untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sehingga makhluk hidup akan bergantung dengan makhluk hidup yang lainnya.

Diantara tiap komponen penyusun ekosistem terjadi interaksi: antar organisme, antar populasi, antar komunitas, antara komponen biotik dan komponen abiotik.

1.    Interaksi antar organisme

Jenis interaksi antar organisme antara lain:
a.    Mutualisme
Merupakan hubungan/interaksi antara dua organisme yang berbeda spesies yang saling menguntungkan kedua belah pihak.
Contoh: Bakteri Rhizobium yang hidup pada bintil akar kacang-kacangan, Kerbau dengan burung jalak.
b.    Komensalisme
Merupakan hubungan antara dua jenis organisme yang berbeda spesies di mana salah satu spesies diuntungkan, sedangkan spesies yang lain tidak dirugikan/ diuntungkan.
Contoh:  tanaman bunga anggrek sebagai tumbuhan epifit pada tumbuhan mangga.
c.    Predasi
Merupakan hubungan antara mangsa dan pemangsa (predator), hubungan ini sangat erat sebab tanpa mangsa perdator tidak bisa hidup. Proses interaksi yang terjadi bisa berupa antar hewan, hewan dengan tumbuhan dan tumbuha predator dengan mangsanya. Jumlah populasi predator dengan mangsa berbanding lurus.
Contoh: Singa memangsa rusa, kuda memangsa rumput, bunga Dionaea Muscipula yang memangsa serangga yang hinggap dijebakannya.
d.    Kompetisi
Terjadi karena persaingan makhluk hidup untuk memperoleh kebutuhan hidup dan kekuasaan salah satu atau semua hal tersebut.
Contoh: Kuda dan sapi yang hidup di padang rumput yang sama akan saling berkompetisi untuk memperoleh makanan (rumput).
e.    Parasistisme
Hubungan antar organisme yang berbeda spesies di mana akibat dari hubungan tersebut terdapat pihak yang dirugikan (inang) dan pihak yang diuntungkan (parasit).
Contoh: Plasmodium dengan manusia, Taenia saginata dengan sapi, benalu dengan pohon inang, kutu dengan manusia.
f.     Netral
Merupakan hubungan yang tidak saling mengganggu antar organisme dalam habitat yang sama, hal ini bersifat netral yaitu tidak diuntungkan dan juga tidak dirugikan.
Contoh: Capung dengan sapi.

Baca Juga :  Cerdas LKPD Biologi SMA Seri XI 3.10_1 Neuron

2.    Interaksi antar populasi
Contoh interaksi antar populasi adalah alelopati, yaitu interaksi antar populasi di mana populasi yang satu menghasilkan zat yang dapat menghalangi tumbuhnya populasi yang lain. Pada mikrorganisme, alelopati dikenal dengan istilah anabiosa.
Misalnya: Rumput teki menghasilkan zat kimia yang bersifat toxic yang dapat menghalangi tumbuhan yang lainnya, Jamur Penicillium sp menghasilkan antibiotik yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri tertentu.

3.    Interaksi antar komunitas
Interaksi antar komunitas cukup kompleks karena tidak hanya melibatkan organisme, tetapi juga aliran energi dan makanan. Interaksi ini dapat diamti pada daur carbon (karena melibatkan ekosistem yang berbeda (laut dan darat).

4.    Interaksi antar komponen biotik dan abiotik
Interaksi ini menyebabkan terjadinya aliran energi dalam ekosistem. Selain aliran energi di dalam ekosistem juga terdapat struktur atau tingkatan trofik, keanekaragaman biotik, serta siklus materi. Dengan demikian ekosistem dapat mempertahankan keseimbangannya.

2 comments

  1. Literatur yang sangat membantu kami dalam mempersiapkan materi pembelajaran.
    Saran dari kami akan sangat bagus ketika dilengkapi dengan Animasi atau video,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *